Skip to main content

Inilah Profesi-Profesi Yang Ada Dalam Industri Jasa Keuangan Di Indonesia

Inilah Profesi-Profesi Yang Ada Dalam Industri Jasa Keuangan Di Indonesia
Profesi itu berbeda dengan pekerjaan. Yang namanya profesi, harus melalui tahapan yang panjang dan pelatihan/pendidikan khusus. Sedangkan, pekerjaan tidak memerlukan pendidikan yang spesifik. Misalnya di bidang kesehatan, dokter, mantri, dan bidan itu adalah sebuah profesi. Di bidang pendidikan, yaitu guru, dosen merupakan sebuah profesi. Tapi tukang becak, tidak bisa disebut profesi, akan tetapi lebih tepatnya pekerjaan. Jadi penyebutannya pekerjaannya sebagai tukang becak, bukan profesinya tukang becak. Tapi dalam kesehariannya, memang antara profesi dan pekerjaan disamakan fungsinya. Ya walau, kedua istilah tersebut mirip, tapi penempatannya saja yang harus dibedakan.

Profesi-profesi dari berbagai bidang tentu sangat banyak. Dan masing-masing profesi itu sangat penting ada dan harus ada sesuai dengan kebutuhannya. Pada kesempatan ini, akan mengorek di bidang atau sektor industri jasa keuangan yang juga sangat penting. Tentu sudah banyak orang mengetahui tentang profesi di jasa industri keuangan, sebab banyak pihak yang berhubungan atau berkepentingan menggunakan jasanya. Apalagi industri jasa keuangan merupakan sektor yang sangat sensitif. Karena berhubungan dengan sebuah perhitungan dan pengelolaan keuangan, banyak orang yang mempelajarinya. Dan Perlu ada orang-orang yang punya keahlian yang mumpungi dan tidak kalah pentingnya punya soft skill yang bagus, seperti kejujuran.

Baca juga: Jenis-jenis Pengambilan Keputusan Dalam Perencanaan Strategi

Berikut ini paparan terkait profesi-profesi yang ada dalam industri jasa keuangan di Indonesia:

1. Profesi Akuntan

Yang dikatakan akuntan, berarti Ia adalah seorang sarjana ekonomi atau dengan prodi akuntansi atau kesarjanaannya mengambil jurusan akuntansi, dan setelah lulus dari universitas tersebut dan mendapat gelar sarjana akuntansi. Kemudian, meneruskan mengambil pendidikan profesi sebagai akuntan. Ada pendidikan khususnya, supaya mendapat sertifikat akuntan tersebut.

Biasaya, profesi akuntan juga bisa diambil sejalan dengan masa perkuliahan. Artinya dapat di ambil berbarengan dengan penyelesaian studi pendidikan kesarjanaanya. Tugas seorang akuntan adalah melakukan pembukuan terkait transaksi dalam bentuk laporan secara sistematis dan memberikan laporan tersebut kepada stakeholders yang berkepentingan. Berkaitan dengan profesi akuntan ini, di golongkan lagi kepada beberapa profesi akuntan yang lebih spesifik, diantaranya:

a. Akuntan Publik

Profesi akuntan publik ini sama halnya profesi umum dalam menjalankan tugasnya. Jika dibidang kedokteran, sama seperti dokter umum. Sifatnya publik yang akuntan publik ini membuka praktik atau membangun/menyewa tempat sebagai pelayanan bagi masyarakat atau pihak-pihak yang membutuhkannya. Akuntansi publik dibayar oleh si pemesan jasanya.

Jika akuntan publik dimintai jasanya, ada beberapa tugas yang mesti dikerjaan oleh akuntan publik ini, yaitu; (1). Melakukan audit (pemeriksaan) terhadap penyusunan sistem akuntansi. Mulai dari laporan keuangannya sampai kepada transaksi yang dilakukan. (2). Menunjukkan kepada perusahaan atau lembaga tersebut, agar menggunakan sistem yang benar dan tepat. (3). Tentu ada temuan-temuan yang bersifat kesalahan, misalnya dalam membuat budget dan feasibility study untuk memperoleh kredit.

b. Akuntan Swasta

Setiap perusahaan yang sudah berbentuk PT, tentu memiliki akuntan internal. Karena akuntan tersebut bekerja di perusahan swasta, maka penyebutannya adalah akuntan swasta. Keberadaan akuntan internal perusahaan sebagai penasehat atau membantu pemeriksaan (audit) yang berkaitan dengan keuangan perusahaan tersebut. Sehingga, dalam praktek penyusunan keuangan yang benar, sudah sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku, serta dengan adanya akuntan swasta ini hasil dari tugasnya dapat membantu dalam pengambilan keputusan dari audit internal, mengatur pencatatan, membuat laporan keuangan, dan mengadakan sistem akuntansi perusahaan

c. Akuntan Pemerintah

Akuntan pemerintah merupakan akuntan yang bekerja di instansi pemerintahan atau badan usaha milik negara. Dengan adanya akuntan pemerintah ini dapat menjaga aset-aset negara yang ada karena adanya pengawasan dan audit yang dilalukan. Terkait akuntan pemerintah ini, paling diutamakan sebagai jasanya berada di Badan Pemeriksa Keuangan Negara dan Derektorat Akuntan Negara.

d. Akuntan Pendidik

Bagian akuntan pendidik adalah di dunia pendidikan. Dalam perkembangan ilmu terkait bidang akuntasi, maka profesi ini memiliki peran yang cukup besar. Yang menjadi tugas, sebagai seorang akuntan pendidik adalah mengajar, menyusun kurikulum pendidikan akuntansi dan melakukan penelitian pada bidang akuntansi.

Baca juga: Etika Profesi Dalam Akuntansi

2. Profesi Konsultan Hukum

Profesi konsultan hukum memiliki pengertian seseorang yang berspesialisasi dalam hukum korporasi dalam menjalankan praktek profesinya berdasarkan surat izin usaha yang secara khusus diberikan oleh pihak yang berwenang, tanpa dimuka pengadilan. Pada umumnya profesi konsultan hukum menggarap sebuha usaha yang terkait dengan hukum-hukum. Pada pekerjaan tersebut, konsultan hukum lebih banyak me-review perjanjian yang dilakukan pihak pengusaha dan melaksanakan uji tuntas segi hukum untuk menilai, apakah kesepakatan yang udah dibuat menguntungkan klien.

Konsultan hukum juga memastikan agar transaksi komersil yang terjadi sudah legal. Serta, memberitahuan kepada perusahaan terkait hak dan janggung jawabnya, tugasnya, serta apa yang menjadi hak dan kewajiban pagawai perusahaan tersebut.

Seseorang yang sudah menjadi konsultan hukum tentu harus memiliki pengetahuan tentang aspek kontrak hukum, hukum pajak, akuntansi, hukum sekuritas, kebangkrutan, hak kekayaan intelektual (HKI), lisensi, hukum penetapan wilayah, dan hukum-hukum yang spesifik terhadap kepentingan bisnis korporasi.

3. Profesi Penilai/Appraisal

Profesi ini sebagai pelayanan jasa penilaian terhadap aset yang dimiliki, baik itu pemerintah atau pihak swasta. Agar para konsumen tidak tertipu, diperlukan jasa dari appraisal. Profesi ini tentu, memiliki potensi yang luar biasa, karena banyak yang membutuhkannya serta dengan bayaran yang tinggi.

Saat ini pemerintah sudah mewajibkan agar perusahaan yang dikelolah pihak pemerintah maupun swasta mewajibkan membuat pelaporan terhadap aset yang dimiliki melalui penilaian dari appraisal yang bersertifikat. Hal ini supaya data aset yang dimiliki oleh perusahan jelas dan menjadi sebuah bukti yang tepat bila sewaktu-waktu dilakukan pengecekan oleh Badan Pemeriksa Keuangan atau petugas pajak. Dan yang terpenting juga, nilai aset dapat tergambarkan dengan sebenar-benarnya, yang hal tersebut dapat membantu klien dalam mengambil keputusan yang tepat.

Profesi appraisal memang tidak memiliki standar upah. Namun, profesi ini tergolong memiliki potensi gaji yang fantastis, mulai dari puluhan juta bahkan sampai miliyaran, tergantung kepada pemberi projek tersebut.

4. Profesi Notaris

Notaris adalah pihak yang membuat surat (berkaitan dengan surat menyurat) dan pembuatan akta yang bersifat hukum. Surat ataupun akta yang dibuat oleh notaris tersebut, sudah otentik terhadap perbuatan, perjanjian, dan ketetapan yang sesuai dengan perundang-undangan atau sesuai dengan pihak yang berkepentingan yang dinyatakan dalam surat/akta otentik, serta menjamin kepastian tanggal pembuatannya, menyimpannya, memberikan grosee, salinan dan kutipan akta, dan sepanjang dalam proses tersebut mengahurskan dikerjakan oleh petugas atau pejabat yang sudah diatur oleh undang-undang.

Adapun tugas dari seorang notaris, yaitu: (1). Membukukan surat-surat di bawah tangan dengan mendaftar dalam buku khusus (waarmerking). (2). Menggandakan atau membuat salinan dari surat asli yang di bawah tangan, serta membuat uraian dan menggambarkan terhadap surat tersebut. (3). Legalisir (pengesahan) fotokopi dengan melakukan pengcocokan dengan yang aslinya. (4). Dalam pembuatan akta tersebut, seorang notari juga perlu memberikan pencerahan terkait hukum. (5). Pembuatan akta yang berkaitan dengan pertanahan. (6). Pembuatan akta risalah lelang. (7). Jika ada kesalahan tulis atau ketik pada minuta akta, maka notaris dapat memperbaikinya dengan membuat Berita Acara, lalu memberikan sebuah catatan terhadap minuta asli tersebut, yang menyebutkan tanggal dan nomor.

5. Profesi Auditor

Auditor merupakan orang atau badan yang ditunjuk melakukan audit, terhadap sebuah perusahaan dengan tujuan agar menajemen telah mengikuti kaedah-kaedah standar yang ada dalam aktivitas bisnis agar efektif, efisien dan ekonomis. Auditor terbagi menjadi 2 bagian, yakni auditor internal dan audito eksternal. Pada garis besarnya tugas dari kedua sama saja, yaitu melakukan pengawasan, pengecekan dan pengauditan dalam rangka efisensi, efektivitas dan ekonomis, serta sudah diikutinya prosedur standar (kaedah-kaedah) yang telah ditetapkan.

Dalam hal ini, seorang auditor internal memiliki ruang lingkup terhadap pengawasan yang bersifat akuntansi dan administratif. Secara pengawasan akuntansi, menyangkut perencanaan dan semua prosedur dalam rangka mengamankan aset. Pada polanya harus ada pemisahan tugas (hak) terhadap masing-masing pejabat berkepentingan agar tidak dapat melakukan penyelewangan. Hal tersebut, meliputi sistem pemberian wewenang (otorisasi) dan sistem persetujuan pemisahan antara tugas operasional, penyimpanan aset kekayaan dan tugas pembukuan, pengawasan fisik dan internal audit (pengawasan internal). Kemudian, secara administratifnya, menyangkut perencanaan dan semua prosedur dalam rangka kepatuhan/ketaatan terhadap kebijakan perusahaan (pimpinan), yang tidak berkaitan dengan wilayah pembukuan (akuntansi). Hal tersebut meliputi, analisa statistik, time anda motion study, laporan kegiatan, program pelatihan pegawai dan pengawasan mutu.

Baca juga: Peluang Kerja Administrasi dan Gajinya Setelah Anda Lulus Kuliah

Sumber:
http://akuntansituren.blogspot.com/2017/08/profesi-profesi-yang-ada-dalam-industri.html
https://dosenekonomi.com/ilmu-ekonomi/sdm/profesi-yang-ada-dalam-industri-jasa-keuangan
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar