Skip to main content

Larangan - Larangan Yang Harus Dihindari Saat Menyembelih Hewan Qurban


Qurban adalah kegiatan menyembelih hewan qurban yang dilakukan setelah pelaksanaan sholat idul adha. Berqurban merupakan wujud rasa syukur yang ditunjukkan seluruh umat muslim kepada Allah atas segala karunia dan nikmat yang telah diberikan. Mungkin masih banyak yang bingung, apa sebenarnya hukum qurban itu. Apakah wajib atau sunnah?

Ada beberapa ulama yang berpendapat bahwa hukum qurban dalam islam itu wajib bagi yang memiliki kelapangan harta dan cukup rezeki untuk melakukannya dan bagi umat muslim yang kurang mampu maka gugurlah kewajiban tersebut. Qurban termasuk salah satu ibadah sunah yang tidak boleh ditinggalkan, karena Allah sangat mencintai hambanya yang mau menghabiskan sebagian hartanya untuk kepentingan ibadah.

Memang melakukan ibadah itu harus sesuai syariat islam, jika memang hukum qurban idul adha hukumnya sunah, tidak wajib, maka bagi Anda yang kurang mampu atau biayanya pas pasan tidak perlu dipaksakan untuk melakukannya. Setidaknya Allah sudah mengetahui niat Anda yang tulus ingin berqurban dan mennyumbangkan sebagian dagingnya untuk rakyat miskin. Insha Allah saat Allah memberikan rezeki lebih Anda bisa melakukannya.

Baca juga : Dunia Tanpa Islam

Larangan Yang Harus Dihindari Saat Menyembelih Hewan Qurban

Berqurban sebenarnya sangat mudah dan cara-caranya juga sederhana. Sebelum membeli ada baiknya Anda memeriksa terlebih dahulu segala kondisinya, apakah benar-benar sudah memenuhi persyaratan apa belum. Lalu, sebaiknya jika ingin membeli hewan qurban jangan menjelang perayaan idul adha, karena stok hewan qurban yang cepat habis atau semakin mahal.

Carilah jauh-jauh hari sebelum idul adha tiba, jadi Anda memiliki waktu untuk memilih, menabung dan memesan hewan tersebut. Berikut ini beberapa larangan - larangan yang harus dihindari saat menyembelih hewan qurban.

Mengupah Jagal Dengan Bagian Tubuh Hewan

Contoh larangan yang sering dilanggar adalah memberi upah untuk jagal dan para panitia yang ikut membantu proses penyembelihan, pembersihan, penimbangan dan pembagian daging dengan memberikan juga jatah, baik daging atau bagian dari tubuh hewan udh-hiyah lainnya.

Larangan Memotong Rambut dan Kuku

Saat qurban, orang yang berqurban dilarang memotong kuku dan rambut ya sobat, sampai proses qurban yang dilakukan tata cara qurban idul adha itu selesai.

Tidak Menyembelih Menghadap Kiblat

Ketika qurban, harus dilakukan dengan menghadap kiblat sesuai cara mneyembelih hewan qurban sesuai syar’i, jika tidak dilaksanakan maka yang menyembelih berdosa karena tidak melakukan sesuai syariat islam.

Qurban dengan Cara yang Lambat

Qurban harus dilakukan dengan cara yang cepat dengan cara yang baik dan alat atau pisau yang ajam agar tidak mneyakiti hewan, bagi yang melanggar baginya dosa besar karena menyiksa hewan dan hukum tidak adil dalam islam berlaku untuk semua makhluk baik manusia ataupun hewan.

Tidak Diawali dengan Doa

Setiap melakukan penyembelihan wajib diawali dengan doa yakni meneyebut asma Allah sehingga keberkahan datang. Tentunya dilarang qurban tanpa mneyebut asma Allah ya sobat, sebab tiap hewan yang diqurbankan tersebut dikembalikan dan mulia di sisi Allah.

Baca juga : Beberapa Pemikiran Teori Dan Konsep Akuntansi Islam

Tidak Disaksikan yang Berqurban

Bagi yang berqurban hendaknya menyaksikan penyembelihan hewan qurbannya kecuali jika alasan tertentu ya sobat, misalnya karena sakit atau mungkin karena tidak tega melihat hewan disembelih maka dapat diwakilkan.

Melarang yang Berqurban untuk Makan

Ada orang yang melarang orang berqurban memakan daging qurbannya, hal itu adalah pendapat yang slah ya sobat, orang yang qurban tetap boleh makan hewan yang ia qurbankan, jika dilarang justru menimbulkan dosa sebab tidak ada syariat dalam islam mengenai hal tersebut.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar