Skip to main content

Tips Agar Tidak Tertipu Jual Beli Online Di Facebook

Pengguna facebook saat ini berkisar kurang lebih 2 miliyar, yang menjadikannya sebagai komunitas terbesar di dunia, terkhususnya di Indonesia, bahkan mengalahkan penggunaan terhadap dollar yang masih kurang dari 1 miliyar. Facebook sebagai media sosial online atau jejaring online memberikan berbagai fitur kepada para pemakai untuk memanfaatkannya. Misalnya saja, update status, chatingan, vidio call, upload foto dan vidio, serta mendapatkan teman baru. Bahkan facebook juga dijadikan sebagai media untuk berdagang, yang banyak orang beriklan suatu produk disana.

Pengguna facebook yang sangat banyak memberikan kesempatan kepada seseorang untuk mempromosikan sebuah produk atau menjual sebuah produk. Tidak jarang orang juga beriklan berbayar di facebook dalam rangka meningkatkan penjualannya. 

Saat ini memang facebook dijadikan banyak orang sebagai tempat berjualan, baik produk fisik atau non fisik. Namun, bukan berarti facebook menjadi pihak ke 3 dari transaksi yang dilakukan penjual dan pembeli atau transaksi akan aman bila dilakukan di facebook. Bila dihitung-hitung, sudah banyak orang yang tertipu karena melakukan penjualan atau pembelian dari facebook. Itu semua risiko yang ditanggung, sebab kekuatan transaksi yang terjadi hanya didasari sebuah kepercayaan, yang kepercayaan tersebut bisa berujung pada ketidak-amanah-an. 

Berbeda jika transaksi dilakukan secara konkret dengan bertemu secara langsung, hal tersebut tentu lebih aman. Walau proses transaksi melalui facebook, tapi pada saat deal, dilakukan diluar facebook. Nah, memang ada sebuah risiko transaksi secara online, namun transaksi online sangat simple, efisien dan cepat dibandingkan bila harus berjumpa secara langsung, apalagi jika jarak antara si pembeli dan penjual sangat jauh (setidaknya sudah berada di luar kota).

Transaksi secara online merupakan sebuah tren baru saat ini, yang memang membuat berbagai kemudahan. Facebook berperan mempertemukan pembeli dan penjual, namun sebaiknya transaksi tidak langsung dilakukan. Perlu ada jasa atau layanan pihak ke 3 yang terpercaya untuk menengahi transaksi yang ada. 
Berikut ini, tips agar tidak tertipu jual beli online di facebook:

1. Cek terlebih dahulu profil penjual

Dalam transaksi proses yang dilakukan transfer uang terlebih dahulu, atau istilahnya “ada uang ada barang”. Sehingga, perlu kepastian terhadap kepercayaan si pembeli kepada si penjual. Oleh karenanya, hal pertama sekali yang dilakukan cek terlebih dahulu profil penjual di facebook. Pastikan akun tersebut aktif, yang berarti penjual selalu atau sering online (mengaktifkan facebooknya) dan sering melakukan update status, termasuk produk yang dijual.

Di akun tersebut pastikan sudah sangat jelas berbagai aktivitas yang dilakukan si penjual. Adanya gambar dan vidio aktivitas penjual, akan memberikan gambaran bahwa itu akun asli si penjual.

2. Tahun pembuatan dan akun ganda facebook si penjual

Tahun pembuatan facebook akan memperkuat kepercayaan si pembeli. Sebab bisa dipastikan itu merupakan akun utama. Kemudian juga hindari penjual dengan akun banyak. Kita bisa melakukan pencarian dengan nama yang sama di facebook. Nah, bila terdapat beberapa akun dengan nama yang sama dan foto yang sama, maka si pembeli harus berhati-hati karena unsur penipuannya sudah masuk.

3. Riwayat transaksi dan testimoni

Biasanya, seseorang yang sukses melakukan penjualan, bukti transferannya di upload di facebook. Hal itu, supaya meyakinkan calon pembeli yang lainnya agar percaya kepada si penjual. Dengan riwayat pembayaran yang ada, bahkan semakin banyak bukti transaksinya maka itu menunjukkan bahwa penjual seorang yang jujur dan bisa dipercaya. 

Gambaran lain bisa di cek, dari berbagai testimoni si pembeli. Bisa dilihat dari berbagai komentar facebooknya, jika 80% keatas penilaian pembeli positif, maka bisa dipastikan sipenjual dapat dipercaya.

4. Hindari direct transfer dan pakai rekber (rekening bersama)

Jika pada poin 1-3 sudah terpenuhi lantas tidak berarti 100% transaksi aman. Anda tetap perlu waspada dengan kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi. Oleh karenanya, hindari transfer secara langsung, apalagi si penjual memakai bank lokal/daerah.

Transaksi yang sudah deal sebaiknya menggunakan jasa rekber. Misalnya rekber oleh Sdr. Tri Hariyanto (p-store), sehingga dipastikan akan aman.

Transaksi non fisik lebih rawan terjadi kecurangan dan penipuan. Misalnya, jual beli blog/website, pembelian template, beli software, dan lain sebagainya. Sehingga rekber menjadi solusi terhadap transaksi yang aman.

Tapi, penggunaan rekber saat ini feenya tergolong mahal. Anda silahkan hitung di berbagai rekber yang ada berapa yang mereka dapatkan dari hasil jual beli yang dilakukan. Nah, admin bacanulis menawarkan jasa rekber terpercaya dan termurah. Cukup dengan potongan 5-10% saja, maka transaksi Anda sudah aman. Tanpa ribet buat akun dan tanpa potongan harga yang tinggi. Anda juga bisa mempromosikannya di bacanulis.com secara gratis. Admin bacanulis, hanya mendapatkan keuntungan dari jasa jika sudah ada transaksi yang terjadi.
Silahkan Anda yang ingin jual beli tanpa ribet, bisa hubungi saya di WA/Telegram (083198055138). Ingat nomor itu satu-satunya yang ada dan tidak ada akun ganda.
profil facebook hadinata siddiq (admin bacanulis.com)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar