Skip to main content

Perbedaan Nama Muhammad Dan Ahmad

Perbedaan Nama Muhammad Dan Ahmad
Bahasan muhammad dan ahmad hanyalah sebuah nama. Tapi, ternyata ke dua nama tersebut memiliki definisi yang berbeda. Apakah pernah dipikirkan?, secara terang nama ahmad disebutkan dalam alqur'an, tapi pada saat kelahirannya nama tersebut berubah menjadi muhammad. Ya, mau muhammad dan ahmad tetap saja menuju kepada satu orang. Tapi dalam sebuah kajian, tentu perlu ada bahasan dalam menemukan jawaban tersebut.

Berikut ini ayat alqur'an yang menyebutkan nama ahmad, terdapat dalam surat As-Shaff ayat 61:

وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ ۖ فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا هَٰذَا سِحْرٌ مُبِينٌ

Terjemahannya: Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad". Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata".

Ada yang menyebutkan bahwa kata Ahmad, merupakan fi'il madli (simple past) dari kata ha-mi da, yang berarti (sudah) memuji. Jika dalam bahasa Indonesia, dapat diartikan dengan saya memuji. Sedangkan pada kata Ahmad itu sendiri masuk ke dalam fi'il mudlori' (present continuous dan future. Jika dalam bahasa arab, antara present continuous dan present future merupakan satu rumus yang dinamakan dengan fi'il mudlori') yang berarti; saya sedang memuji / saya akan memuji 

Baca juga: Sebelum Kelahiran Muhammad (Sebuah ringkasan sejarah Muhammad)

Beda dengan kata Muhammad, yang dalam bahasa arab dikenal sebagai maf'ul. Maf'ul ini, jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia adalah sebagai objek. Pada kata muhammad yang sebagai objek, berarti orang yang dipuji.

Penjelasan lainnya juga dapat diambil, untuk menemukan perbedaan nama Muhammad dengan Ahmad, disampaikan oleh Sagala bahwa "kata Ahmad merujuk kepada seseorang yang memiliki satu keahlian bidang khusus". Dalam hal ini, yaitu Tauhid atau Bidang Spiritual (Ketuhanan). Alasan yang jelas, karena utusan Allah ini sebagai pembawa pesan yang berhubungan dengan Agama. Sehingga, sebelum terlahir dilekatkanlah satu hal paling khusus terhadap diri nabi terakhir ini yang menjelaskan tugasnya sebagai utusan.

Namun, saat kelahirannya nama yang disandangkan bukanlah Ahmad, melainkan Muhammad. Penjelasan berlanjut oleh Sagala, bahwa "kata Muhammad itu berarti seseorang yang punya banyak keahlian". Itulah nama Muhammad tersematkan, karena semua orang tahu ternyata Nabi Muhammad SAW memiliki banyak keahlian. Bukan hanya pada bidang Tauhid saja, bidang-bidang lain seperti kemiliteran, leadership, pelayaran, dan lain sebagainya juga dikuasainya.

Baca juga: AKHIR HAYAT SANG NABI (Sebuah ringkasan sejarah Muhammad)

Sumber: pengajian (red) dan kompasiana
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar