Skip to main content

4 Alasan Generasi Rasulullah Dan 2 Generasi Sesudahnya Merupakan Generasi Terbaik

4 Alasan Generasi Rasulullah Dan 2 Generasi Sesudahnya Merupakan Generasi Terbaik
Beranjak dari sebuah hadist Rasulullah Saw, Dari Imran bin Hushain radhiyallahu ‘anhuma, bahwa dia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

خَيْرَ أُمَّتِـي قَرْنِي ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ

Sebaik-baik umatku adalah pada masaku. Kemudian orang-orang yang setelah mereka (generasi berikutnya), lalu orang-orang yang setelah mereka.” (Shahih Al-Bukhari, no. 3650)

Dari hadist di atas, terlihat ada 3 generasi terbaik yang di katakan oleh Nabi Muhammad Saw. Yang pertama pada generasi Rasulullah dan para sahabat, kemudian generasi berikutnya para tabi'in dan generasi tabi' tabi'in.

Para kalangan ulama yang masyur sepakat bahwa setiap generasi, kurun waktunya 100 tahun. Artinya ada 300 tahun yang dimaksudkan oleh hadist tersebut. Dan tentu hal tersebut tidak diragukan lagi, sebab sudah menjadi sebuah sejarah di masa-masa itu, Islam mencapai kejayaannya. Masa keemasan memang sangat terlihat pada 3 generasi tersebut yang telah berdampak pada meluasnya penyebaran Islam ke seluruh penjuru dunia.

Jadi apakah generasi ke 4 dan setelah itu buruk? Ya, tidak secara menyeluruh. Tentu tetap ada kelompok-kelompok yang terus berjuang kepada yang ma'ruf dan mencegah yang munkar. Tapi, memang secara keseluruhan generasi setelah tidak sebanding dengan generasi sebelumnya.

Baca juga: Sendi Negara Islam Semasa Rasulullah

Nah, tentu ada alasan pada 3 generasi tersebut dikatan sebagai generasi terbaik. Setidaknya ada 4 alasan generasi Rasulullah dan 2 generasi sesudahnya merupakan generasi terbaik;

1. Hijrah

Pada generasi tersebut mereka mampu melakukan hijrah. Begitu sulitnya berhijrah dengan meninggalkan rumah kampung halaman, keluarga, dan harta. Dengan tujuan yang belum tentu lebih baik. Akan tetapi, rasa cinta yang mendalam terhadap Allah dan nabinya, hijrah yang berat itupun bisa dilakukan.

Dengan adanya hijrah itu, terjaring mana orang-orang yang benar-benar beriman atau tidak. Wajar saja, kualitas orang yang berhijrah tersebut jauh lebih unggul dari orang-orang yang tidak berhijrah. Mereka sudah teruji mampu melakukan sesuatu yang berat untuk melaksanakan perintah Allah dan Rasulnya.

2. Jihad

Pada generasi tersebut jihad melalui harta dan jiwa dipersembahkan kepada Allah. Jihad itu tidaklah mudah. Harta bahkan jiwa menjadi taruhannya. Hal ini, tentu tidak akan mampu dilakukan oleh orang yang tipis keimanannya.

3. Da'i

Setiap orang Islam adalah Da'i. Ini muncul pada zaman itu. Apapun pekerjaan dan profesinya, mereka menyadari punya kewajiban untuk berdakwah. Di generasi itu berebut untuk selalu beramal saleh dan salah satunya dengan mendakwahi orang lain, setidaknya di keluarga sendiri.

4. Adanya Nabi

Hidup seorang Nabi di tengah-tengah masyarakat merupakan sebuah anugerah yang tidak ternilai. Adanya Nabi akan selalu memberikan bimbingan kepada jalan kehidupan manusia. Apapun persoalan yang terjadi, ada sebuah solusi yang ditawarkan.

Sahabat yang didik oleh Nabi dan generasi yang langsung didik oleh sahabat, tentulah berbeda dengan orang yang tidak pernah bertemu dan berjuang dengan nabi atapun para sahabat. Sehingga wajar saja, 3 generasi tersebut dikatakan yang terbaik dan terbukti telah membawa Islam pada era keemasan.

Baca juga: Pengertian Sahabat Nabi, Saudara Nabi Dan Tabi'in
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar