Skip to main content

Amalan 10 Muharram Sesuai Sunnah

Bulan Muharram terkhususnya pada tanggal 10, banyak sekali peristiwa penting yang mengisahkan nabi-nabi dan tokoh-tokoh Islam. Hal itu tentu menjadi sejarah yang harus dingat oleh generasi saat ini dan yang akan mendatang, serta menjadi sebuah pelajaran.
Amalan 10 Muharram Sesuai Sunnah

10 Muharram tidak saja diingat sebagai sejarah umat Islam. Umat lainpun mengenangnya sebagai sejarah, bahkan memeriahkannya dengan ritual-ritual spiritual keyakinan. Mari lihat aktifitas yang dilakukan masyarakat pada saat 10 Muharram tiba. Banyak macam aktivitas yang dilakukan, termasuk yang berhubungan dengan kesyirikan.

Bagi umat Islam pada saat 10 Muharram, bahkan di tanggal lainnya di bulan Muharram, misalnya 9 Muharram. Itu adalah momen bagaimana peristiwa masa lampau, membuat Kita belajar dan kemudian meningkatkan amalan untuk bekal kehidupan beriktunya. Sehingga, 10 Muharram menjadi momentum bagi umat Islam untuk menambah pundi-pundi amal kebajikannya. Jangan sampai sebaliknya, mengerjakan sesuatu amalan yang buruk bagi diri sendiri maupun orang lain, amalan yang tidak sesuai perintah Allah dan rasulnya, yang paling gawat lagi, mengerjakan amalan yang dapat menghapus amalan-amalan yang sudah ada.

Untuk mendapatkan keridhoan Allah SWT, tentulah pada tanggal 10 Muharram tersebut diisi dengan amalan-amalan yang baik. Untuk beramal baik sesungguhnya tidak berbatas dengan waktu, kapan saja dan dimana saja. Namun, ada amalan-amalan yang dianjurkan atau sesuai sunnah tepat pada 10 Muharram. Oleh karena 10 Muharram datangnya setahun sekali, bagusnya dijadikan sebagai sebuah momen untuk mengerjakan amalan sunnah tersebut.

Berikut ini amalan 10 Muharram sesuai sunnah yang perlu diamalkan;

1. Berpuasa Sunnah 10 Muharram (Aysura')

Amalan yang pertama, niatkanlah berpuasa sunnah Asyura' (10 Muharram) karena Allah dan kerjakan puasa tersebut sebaik mungkin. Ada anjuran dari Rasulullah untuk mengerjakannya, sehingga amalan puasa 10 Muharram tersebut akan mendapat ganjaran kebaikan.

Rasulullah SAW bersabda: "Dan puasa di hari 'Asyura saya berharap kepada Allah agar dapat menghapuskan (dosa) setahun yang lalu." (HR Muslim)

Walau bahasan kita di 10 Muharram, sebaiknya puasa tersebut sudah diikuti dengan puasa hari sebelumnya (9 Muhharram) yang dikenal dengan puasa Tasu'a. Berikut ini dalil dari nabi yang berpesan melalui Ibnu 'Abbas: "Berpuasalah kalian pada hari 'Asyura dan selisihilah orang-orang Yahudi. Berpuasalah sebelumnya atau berpuasalah setelahnya satu hari." (HR Ahmad, HR Al-Baihaqi)

Baca juga: Dalil Puasa Asyura dan Tasu'a, serta Tanggal Pelaksanaannya di 2019

2. Besedekah Sebanyak-Banyaknya

Sedekah pada 10 Muharram sangatlah dianjurkan bagi umat Islam. Selain, sedekah itu perintah Islam, 10 Muharram ini juga mengingatkan begitu besar perjuangan generasi terdahulu. Dengan bersedekah, setidaknya telah menggambarkan sebagian kecil kerelaan kita dan keikhlakasan untuk berjuang di jalan Allah. Yang bila dibandingkan dengan perjuangan dan pengorbanan para nabi, sedekah kita masih sangatlah kecil.

Target sedekah cukup banyak, utamakan keluarga, anak yatim dan fakir miskin. Buatlah anggaran, supaya bisa memberi di banyak orang. Bukan hanya kepada keluarga saja, utamakan juga anak yatim dan fakir miskin.

3. Memberi Makan Orang Yang Berpuasa

Pahala cukup besar dijanjikan kepada orang yang mau memberi makan bagi orang yang berbuka puasa, walau hanya satu butir kurma. Bila yang memberi makan juga berpuasa, maka Ia akan mendapat pahala double. 2 kali pahala puasa, sebab memberi makan saat berbuka ganjarannya sama seperti Ia melaksanakan puasa orang yang menerima makanan berbuka tersebut.

4. Sholat Tahajjud

Jadikan momen 10 Muharram sebagai semangat baru untuk memperbanyak amal kabaikan. Jika di hari biasanya, melaksanakan sholat tahajjud cukup payah. Mengapa tidak?, 10 Muharram menjadi langkah awal memulai sholat di seperti malam tersebut.

5. Menjalin Silaturrahiim

Jadwalkan pada 10 Muharram untuk berkunjung ke sanak saudara, setidaknya ada 1 keluarga atau sahabat yang didatangi untuk bersilaturrahiim saat 10 Muharram tersebut.

Sumber
- Sindonews.com 
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar