9 Penyebab Rezeki Seret

Setiap makhluk telah ditetapkan rezekinya masing-masing. Jangankan manusia, hewan saja ada rezekinya. Apalagi manusia yang diciptakan lebih baik dari hewan, yang diberikan akal dan hati. Tentu saja, siapapun orangnya, jika mau bergerak maka rezeki pun akan datang kepadanya.
9 Penyebab Rezeki Seret

Manusia hanya bertugas untuk mencari rezeki, kemudian Tuhan memberikannya. Namun, apakah rezeki yang diberikan tiba-tiba banyak atau sedikit-sedikit, itu yang tergantung pada setiap orang dan ketetapan Tuhan. Misalnya saja, seumur hidup rezeki Anda sebanyak 1 miliar, namun dengan usaha dan kelakukan Anda, rezeki itu hanya diberikan 500 ribu per bulan. Ini tentu akibat dari perbuatan yang salah dari orang tersebut. Karena, Tuhan tidak mungkin mengurasi rezeki setiap makhluknya, terkhusus manusia. Malah, Tuhan bisa menambah rezeki kepada manusia tersebut, jika memenuhi syarat dan ketentuan dari Tuhan.

Bila rezeki diturunkan sedikit-sedikit, akan terasa seret rezeki itu untuk hidup. Berikut ini, 9 penyebab rezeki reset, yang mungkin sebagai pengganjal dari turunnya rezeki Anda sendiri;

1. Lupa Kepada Orang Tua, sebagai Sebuah Tanggung Jawab
Biasanya memang, anak yang sudah berpenghasilan dan berkeluarga, lebih memfokuskan rezeki yang Ia dapat untuk keluarganya sendiri dan sering mengabaikan orang tua. Padahal, orang tuanyalah yang dahulu telah berjasa kepada dirinya, sehingga pencapaian hidup yang lebih baik untuk dirinya.

2. Tidak Mau Bersedakah (Pelit)
Jangan mengira bahwa rezeki yang Anda berikan kepada orang lain itu adalah rezeki Anda. Itu pemikiran yang keliru. Karena, rezeki yang Anda berikan kepada orang lain, itu memang rezeki orang tersebut, namun melalui tangan Anda. Ini sama sekali tidak akan mengurangi rezeki Anda, malah akan menambah rezeki, karena Anda dianggap Tuhan sebagai perwakilan tangan rezeki orang lain yang pantas.

3. Suka Mengeluh dan Mempersalahkan Orang lain
Rezeki itu tidak akan turun hanya dengan mengeluh, apalagi sampai mempersalahkan orang lain dari keaadaan yang dirasakan saat ini.

4. Berselisih dengan Orang Terdekat dan Memutus Tali Silaturrahim
Ingat bahwa rezeki Anda bisa melalui tagan-tangan orang lain, khususnya dari orang-orang terdekat. Jika Tuhan, mengirimkan rezeki melalui tangan-tangan mereka, sementara Anda tidak menjaga hubungan baik, bahkan memutuskan tali silaturrahim. Akibatnya, jalan rezeki Anda yang seharusnya melalui tangan-tangan mereka juga akan terputus/terhalangi.

5. Penyakit Hati (Omongan Kasar. Suudzon, dan membenci)
Ada penyakit hati yang terjangkit di dalam diri, menjadi penyebab terhambatnya rezeki turun. Walau mungkin uang di simpanan banyak, tapi terasa sangat sedikit. Hati merasa tidak bahagia dan gelisah, itu berarti salah satu tercabutnya fungsi rezeki, yang seharusnya membahagikan, tapi malah membawa ketidaknyamanan di hati.

6. Melakukan Ibadah dan Berdo'a Semberono Saja
Yang memberikan dan menetapkan rezeki adalah Tuhan. Jika, Tuhannya saja tidak didekati dengan cara menjalankan perintahnya dengan baik, serta memohon dengan cara yang benar. Jadi, bagaimana mungkin rezeki akan mengalir dengan lancar?

7. Malas dan Suka Berbuat yang Sia-sia
Yang rajin saja, rezeki masih terasa pas-pasan, apalagi yang malas. Tentu orang yang bermalasan, rezekinya juga malas untuk menghampirinya. Sama saja dengan yang berbuat sia-sia, yang waktu hidupnya dihabiskan untuk melakukan kegiatan yang menghalangi rezeki untuk datang.

8. Tidak Ingat Akan Mati
Implikasinya tentu sangat banyak terkait orang yang tidak ingat mati. Orang yang tidak ingat mati, akan lupa berbuat baik dalam hidupnya. Rezeki yang melimpah akan terbuang sia-sia, bukan untuk amal sholeh, tapi amal salah. Sama saja tak seperti orang yang tidak punya rezeki, jika dikeluarkan untuk kemaksiatan.

9. Susah Senyum
Senyum saja susah, apalagi memberi sesuatu yang bernilai kepada orang lain. Padahal, senyum merupakan amal ibadah. Berapa banyak orang mendapat rezeki hanya dengan bersenyum?. Tukang parkir yang mudah senyum, orang-orang pada langganan ke dia. Coba, tukang parkir yang mulutnya seakan terkunci untuk senyum, pelanggan pada malas langganan.

Baca juga: REZEKI = HASIL BEKERJA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel