Pengertian Mencari Jati Diri dan Cara Menemukannya

Apakah Anda mengenal diri secara utuh?, untuk apa sebenarnya Anda ada? dan apa tujuan akhir Anda?. Tiga pertanyaan tersebut, adalah tentang jati diri. Bila Anda bisa menjawabnya, maka sebenarnya Anda telah menemukan jati diri.

Pengertian Mencari Jati Diri dan Cara Menemukannya
Pengertian mencari jati diri adalah cara untuk mengenal diri sendiri dengan benar dalam segala hal yang berkenaan dengan diri, baik secara fisik dan rohani. Fisik dan rohani tidak boleh dipisahkan, karena merupakan satu kesatuan yang membentuk jati diri. Oleh karenanya, bila Anda ingin menemukan jati diri di dalam diri Anda yang sesungguhnya, maka Anda harus mempelajari, mengenal dan mengetahui secara fisik dan rohani yang membentuk Anda.

Jati diri merupakan sesuatu yang kompleks, artinya banyak variabel yang membentuknya. Walau diri Anda terbentuk dari jasad dan ruh, namun banyak lagi faktor lain yang berhubungan. Misalnya, dalam pencarian jati diri, Anda tidak cukup hanya mengenal secara fisik maupun rohani, tapi juga perlu Anda ketahui siapa yang menciptakan fisik dan rohani Anda. Nah, pencipta itu juga harus dikenal sebaik mungkin, agar lebih mudah menemukan jati diri secara benar.

Mungkin saja, banyak orang yang merasa sudah menemukan jati diri, tapi dengan cara/metode yang salah. Berarti jati diri yang dianggapnya adalah palsu atau hanyalah imajinasinya saja. Karena, jati diri pada setiap orang sangat dikenali oleh Tuhannya. Hal ini menunjukkan, jika dalam pencarian jati diri harus mengikuti petunjuk Tuhan. Bila tidak! Anda tidak akan menemukan jati diri Anda selama-lamanya.

Tidak harus diklaim secara detail apa itu jati diri. Melainkan ada makna yang mendalam yang tidak perlu di tuliskan. Itulah yang menandakan bahwa jati diri itu sangat luas dalam pengertiannya. Tapi setidaknya ada ciri yang ditunjukkan seseorang yang telah menemukan jati dirinya;

Baca juga: Temukan Jati Diri Lewat Berorganisasi

1. Menjaga hubungan baik dengan Tuhannya
2. Menjaga hubungan baik dengan manusia
3. Menjaga hubungan baik dengan alam (hewan, tumbuhan, dan segala makhluk termasuk benda mati)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel