Prediksi Harga DDKoin di Tahun 2020, Semakin Terjun Bebas atau Meroket

Pemegang DDKoin harus faham pergerakan harga sebuah cryptocurrency. Termasuk naik turunnya harga DDKoin dipasaran saat ini. Jika melihat grafik harganya terus mengalami penurunan dari angka tertinggi berkisar $180 dan saat ini hanya berkisar $3-an saja. Miris sekali dalam benak pikiran orang-orang yang membeli DDKoin dengan harga pre-order yang harganya setara dengan 4,25 gram emas murni.

Sebelum peluncuran platform DDK, koin pre-order (DNC) telah membawa 180 ribu member dan itu merupakan komunitas dengan jumlah yang cukup banyak. Dan anggapan bahwa semua member akan membawa demand yang besar, ternyata salah. Sebab, tidak semua stakeholders tersebut aktif dalam perdagangan. Mungkin hanya sekitar 10% saja, stakeholders yang aktif dalam perdagangan dan memahami nilai koin dari sebuah cryptocurrency.

Dalam jumlah yang banyak, stakeholder DDKoin hanya menunggu dan melihat grafik harga. Dan terkadang merasa takut, kemudian terpancing melakukan penjualan besar-besaran dalam harga murah (panic sell), karena takut harga semakin mengalami penurunan. Jumlah DDKoin yang besar dipasaran tidak sebanding dengan demandnya. Dalam artian pembeli mampu memasang harga rendah, dan penjual dengan rela hati mengikuti permintaan sang pembeli. Jadi, wajar saja jika harga DDKoin terus mengalami penurunan dari waktu ke waktu hingga saat ini mencapai $3-an.

Harga semakin runtuh diperparah dengan adanya airdrop 1.0 dengan jumlah 900 ribu koin. Memang, koin gratis tersebut memancing stakeholder melakukan promosi kepada member baru. Tapi pada kanyataannya, stakeholders lama jarang melakukan promo, namun membuat akun baru dan melakukan stake dan vote di akun tersebut untuk mendapatkan airdrop (koin gratis). Ini tentu menjadi persoalan bagi penyebarluasan informasi mengenai DDKoin, yang member lama sudah tidak seaktif dulu pada saat promosi DNC. Terbukti juga setelah 6 bulan berjalan penambahan member baru, yang mungkin juga adalah akun baru yang dibuat oleh stakeholders itu sendiri, jumlahnya tidak signifikan. Cek jumlah stakeholders DDKoin saat ini! Dan dapat disimpulkan airdrop telah gagal memperbanyak masuknya stakeholders baru, malahan memperparah nilai koin disebabkan bertambahnya jumlah koin beredar di pasaran.

Bagi stakeholders dengan pemilik koin yang banyak, tentu tidak masalah menjual DDKoin dengan harga rendah. Toh, koin itu gratis dan lumayan menjadi pemasukan jika dijual. Namun, tidak bagi pemilik koin yang sedikit, yang dulunya membeli dengan susah payah dan berharga tinggi. Mereka terus merupaya hold dan hold, sambil mengeluh dan merasa ngenes, kenapa tidak sekarang saja beli DDKoinya?.

Tidak hanya airdrop, stakeholder yang pesimis, staking reward 10% juga menjadi biang kerok harga terjun bebas. Profit 10% yang merupakan hasil mining DDKoin termasuk jumlah yang lumayan besar. Hitung saja, yang punya 100 DDKoin, sebulan dapat profit 10 DDKoin, yang punya 1.000, dapat 100 DDKoin, yang punya 10.000, memperoleh 1.000 DDKoin perbulan, dst. Tidak mungkinlah semua profit di stake kembali, tentu banyak yang jual karena berpikir, inikan koin gratis, lumayan kalau dijual walau harga murah!

Sudah ditemukan penyebab harga DDKoin semakin terjun bebas, yaitu airdrop, stakeholders, dan staking reward. Padahal dari awal jika komunitas semua kompak seta harga sesuai anjuran manajemen dan founder, mungkin harga masih ok sampai hari ini. Dan 3 penyebab utama tersebut, bukan menjadi penyebab meruginya terkhusus para stakeholders lama (pre-order DNC), sebaliknya akan menjadi keuntungan besar karena banyaknya profit-profit yang diberikan. Tapi, ya sudahlah, jangan salahkan sistem, jangan salahkan manajemen dan founder, tetaplah optimis, karena dalam cryptocurrency naik turunnya harga itu biasa saja. Maka terus belajarlah memahami aset DDKoin dan tumbuhkan rasa cinta terhadap aset tersebut, karena ada waktunya akan hasil yang besar menanti Anda. Yang terpenting, saat ini mau naik turun harganya, berusahalah memperbanyak jumlah DDKoin Anda. Dan lakukan prinsip dagang, beli murah jual mahal. 

Ada juga yang aneh muncul pemikiran membandingkan DDKoin dengan Bitcoin. Padahal jika cermat melihat grafik harga Bitcoin, banyak orang yang dirugikan. Misalnya pada akhir tahun 2017, harga Bitcoin mencapai 280 juta/koin dan pada awal tahun 2018, harga Bitcoin terjun bebas ke harga 150 juta, dan terus mengalami penurunan sampai 50 juta, pada akhirnya saat ini berkisar 100 jutaan. Terbayangkan! Besarnya kerugian orang-orang yang membeli Bitcoin pada harga 280 jutaan. Masih mending DDKoin, walau harga anjlok, tapi jumlah koin Anda bertambah banyak.

Ya, sudahlah penurunan harga terjadi hingga akhir tahun 2019. Tapi, jangan lagi terjadi di tahun 2020 ini. Jadikan tahun 2020 ini, sebagai momen moroketnya harga DDKoin. Mudah-mudahan kejayaan DDKoin sudah tiba saatnya. Mengapa tidak? Apalagi salah satu biang kerok penyebab turunnya harga DDKoin sudah berakhir yaitu airdrop 1.0.

Menjawab prediksi harga DDKoin di tahun 2020 ini, Apakah semakin terjun bebas atau meroket? Seharusnya jawaban tepatnya ‘MEROKET’. Patokan harganya adalah $3-an, jika harga naik dari angka tersebut. Maka trendnya positif pada harga DDKoin dan itu mudah-mudahan akan terus naik, melihat sistem mining yang akan terus mengalami halving down bertahap per 6 bulanan.

Berikut alasan untuk memperkuat prediksi meroketnya harga DDKoin di tahun 2020 ini;

1. Munculnya airdrop 2.0
Dikabarkan tim manajemen dan founder DDK sudah melakukan MOU kerjasama kepada salah satu pihak exchanger berkiatan airdrop 2.0. Berbeda dengan airdrop 1.0, yang menambah peredaran koin dipasaran, sedangkan airdrop 2.0 tidak menambah koin dalam peredaran. Itu karena pemberian airdrop diberikan oleh pihak exchanger atas keterlibatan secara aktif stakeholders dalam perdangan koin. Untuk lebih detailnya, tunggu pemberitahuan secara jelas dari pihak manajemen.

2. Berakhirnya airdrop 1.0
Airdrop 1.0 sudah habis, ini berarti jumlah koin beredar dipasaran sudah ditekan.

3. Di tahun 2020, DDKoin akan Halving Down
Mungkin di pertengahan tahun ini, staking reward sebesar 10% mengalami penurunan ke 8%. Hal ini semakin menekan jumlah koin yang beredar dan biasanya saat terjadinya Halving Down sebuah koin, disitulah demand semakin besar.

4. DDKoin semakin populer
DDkoin masih sangat baru di dunia per-crypto-an. Saat ini exchangernya juga masih sedikit, permintaannya juga masih sedikit, dan masih belum banyak orang mengenalnya. Di tahun 2020, mudah-mudahan 3 hal tersebut dapat tercapai dengan baik, yaitu exchanger DDKoin semakin banyak, terutama ada permintaan untuk masuk ke echanger lokal seperti Indodax, demandnya juga semakin besar, serta semakin populer di kalangan masyarakat dunia.
jumlah perdagangan DDKoin

Cek saja di CMC, dalam Bitcoin jumlah perdagangan DDKoin sangat sedikit, berkisar 4-6 Bitcoin saja. Ini menurun dari jumlah biasanya, ya mungkin masih dalam suasana tahun barusan. Sehingga, stakeholders masih pada asyik liburan. Jadi nantikan aksinya, di tahun 2020 ini, dan mari bersama-sama kita dukung perjuangan semua pihak untuk meroketkan harga DDKoin

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel