Inilah Dampak Buruk Mengganti Template Blog

Kerap kali seorang blogger pemula ingin membuat tampilan blognya menjadi bagus, lalu mengganti template blog lama dengan yang baru. Itu karena mungkin tergiur melihat blog suhu yang menjadi inspirasinya mengubah tampilan blognya atau mungkin tergiur dengan promo yang menunjukkan tampilan blog dan kecepatan yang bagus. Harus diingat bahwa mengubah template blog akan berdampak buruk terutama terhadap viewer. Mungkin sebelum mengganti template pengunjung perharinya bisa mencapai seribu viewer dan setelah mengganti template pengunjung turun drastis menjadi 100 viewer saja.
Inilah Dampak Buruk Mengganti Template Blog

Turunnya pengunjung salah satunya karena ada pergantian template blog. Artinya ada dampak buruk yang diperoleh dengan mengganti blog. So, harus hati-hati sekali dan bila perlu putuskan tema yang benar-benar kenak di hati, sehingga tema tersebut mulai dari awal melekat pada blognya dan sampai kapanpun tidak pernah mengganti template tersebut.

Pada kesempatan ini, Kita akan menjadi sebab terjadinya dampak buruk yang akan dialami sebuah blog saat mengganti template. Memang template baru lebih baik dari sisi tampilan, lebih banyak orang yang memakainya, bahkan para master blog juga memakainya. Tapi ingat! Nge-blog itu bersaing untuk konten bisa menang di mesin pencarian, bukan mempercantik tampilan blog saja. Mari simak uraian berikut, inilah dampak buruk mengganti template blog;

1. Hilangnya Pengunjung Blog

Pada kasus hilangnya pengunjung blog hampir dirasakan oleh semua blogger yang mengganti template blognya. Jika ada yang naik, berarti suatu tanda yang diberikan blog tersebut masih ada di template baru. Tanda apa yang dimaksud? Template itu sama seperti merancang sebuah rumah atau bangunan. Terdapat pintu depan, pagar, ruang tamu, lemari, garasi, kamar tidur, kamar mandi dan lainnya. Pada tempate tersebut merupakan tanda yang menunjukkan rumah itu beralamat dimana. Sebagai contoh sederhana saja, Saat Anda merubah warna cat rumah, yang mulanya biru menjadi putih. Nah, terkadang ada orang yang ingin bertamu, tapi bingung mencari rumah Anda, gara-gara warna rumahnya berganti. Mungkin kemauan pemilik rumah ada sebuah renovasi bertujuan supaya rumahnya semakin cantik. Tapi, tentu rumah baru itu terkadang membuat lupa dengan rumah Anda. Istilahnya ‘membuat pangling’. Beda dengan rumah yang tidak dirubah-rubah, sampai puluhan tahun pun orang akan langsung tanda. Itu rumah di fulan.

Begitulah anologi sederhananya terkait pergantian template pada blog. Sama seperti merenovasi rumah. Ya, mungkin bagi pemilik blog sangat baik, tapi hal itu tentu akan membuat orang-orang pangling dan tidak mengenali rumah Anda. Panglingnya bisa sementara atau bisa lama.

Untuk master programer sangat terkhusus pada kesempatan ini. Sebab, Ia mampu memberi tanda kepada pengunjung melalui mesin pencari dengan berbagai algoritma yang ada. Misalnya, yang terkait dengan rumah itu semua adalah tanda. Tapi ada tanda yang kuat untuk diingat oleh pengunjung, yaitu rumahnya ada pagar yang berwarna merah. Dan warna merah dari pagar tersebut tetap dipertahankan oleh pemiliknya, walaupun di cat ulang, maka warnanya tetap sama. Sehingga pengunjung masih tetap tanda atau bila pangling, sifatnya hanya sementara.

Baca juga: 3 Kuntungan Seorang Blogger Dengan Memiliki Blog Bervisitor Banyak

Jadi para suhu tersebut mampu melakukannya, salah satunya terkait dengan meta tag yang ada di CSS template. Bagi yang tidak faham, jangan coba-coba ganti template. Kemungkinan besar, visitor akan langsung mengalami penurunan.

2. Dampak di Search Engine

Pengunjung biasa datang dari mesin pencari seperti google dan yahoo. Artikel yang dicari para pengunjung berada di laman pencarian. Apakah artikel Anda barada di urutan satu/ 10 besar (page one), dengan pergantian template urutan tersebut berubah. Perubahan yang terjadi selalu mengalami penurunan. Inilah, sebabnya pengunjung turun yang imbasnya dari hilangnya posisi cantik di mesin pencarian, terutama di google. Bayangkan saja, jika ada tulisan menempati urutan satu, tiba-tiba menjadi urutan 15. Tentu sudah tidak terlalu dijangkau oleh pengunjung.

Baca juga: Cara Membuat Konten Berkualitas Yang Disukai Google Search

3. Dampak pada Penghasilan

Dampak penghasilannya tentu semakin menurun yang ini relevan dengan turunnya jumlah pengunjung. Bagi publisher adsense, bahkan iklan tidak muncul di template baru karena ada penyesuaian terlebih dahulu. Bisa memakan waktu sepekan, sebulan atau beberapa bulan agar normal kembali.

Inilah dampak buruk mengganti template blog yang sangat mengerihkan bagi pemilik blog. Oleh karena itu jangan sekali-kali mengganti template secara keseluruhan. Tidak masalah jika memperbaiki bagian yang eror. Tapi, bila bersih keras untuk mengganti blog dengan template yang baru, lebih baiknya terlebih dahulu konsultasi dengan master yang sudah melakukannya dan memintanya membantu dalam pergantian template tersebut.

0 Response to "Inilah Dampak Buruk Mengganti Template Blog"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel