Memiles Investasi Bodong Meraup Milyaran Rupiah Dengan Skema Ponzi

Investasi memang sangat dianjurkan untuk mengembangkan aset. Tapi, jangan juga tergiur dengan janji-janji besar, nyatanya bisnis tersebut tidak berumur panjang. Kebanyakan sistem investasi cepat kaya menerapkan skema ponzi. Mungkin ada sebagian kecil orang yang diuntungkan. Biasanya sih itu member baru. Tapi, parahnya lebih banyak orang yang dirugikan. Perlu sangat hati-hati dalam memilih investasi yang bukan hanya memberikan keuntungan besar, tapi juga harus bertahan dalam jangka panjang dengan menerapkan sistem yang jujur dan logis dalam pembagian profit.
Memiles Investasi Bodong Meraup Milyaran Rupiah Dengan Skema Ponzi

Baru-baru ini, Kita dikejutkan dengan investasi memiles. Ternyata memelis investasi bodong yang menerapkan skema ponzi. Hanya hitungan 8 bulan saja sejak berdirinya perusahaan di bawah naungan PT Kam and Kam itu, telah meraup uang senilai 760 milyar lebih, dengan jumlah member berkisar 264 ribu.

Investasi memiles sepertinya memang sengaja dibuat untuk menarik uang orang lain dan meraup keuntungan tanpa peduli dengan sistemnya. Sehingga, investasi memiles yang menjalankan bisnis dibidang penyedia jasa iklan tersebut, tidak sampai berumur 1 tahun sudah mendapat laporan dari member yang menjadi korban kepada pihak kepolisian.

Memiles investasi bodong sangat jelas menerapkan skema ponzi, dimana setiap member diharuskan merekrut member baru untuk mendapatkan bonus yang berlimpah. Janji bonus yang akan diberikan saat ada member baru melakukan top up memang sangat menggiurkan, mulai dari bonus smartphone hingga mobil merk pajero. Bayangkan saja, dengan top up 120 juta, diiming-imingi mendapatkan pajero. Ya, mungkin bagi member awal itu bisa saja terjadi, tapi bagi member yang belakangan mendaftar pasti lenyap tuh duit.

Skema ponzi pada investasi memiles tidak hanya memakan korban kalangan masyarakat bawah saja, bahkan juga di kalangan publik figur. Seperti biasa, investasi dengan skema ponzi menggunakan uang member untuk keuntungannya dan sebagian diberikan kepada member yang join lebih awal. Pada investasi memiles yang berkedok jasa iklan tersebut, model sistemnya pada member melakukan top up untuk membeli slot iklan yang ada. Seperti misalnya, "promo pajero dengan harga 120 juta", lalu dibelilah slot iklan tersebut, yang janjinya di beberapa bulan kemudian pajero tersebut akan didapatkan.

Setiap member di memiles juga terhanyut dengan komisi sebesar 10% dari jumlah top up member baru. Inilah upaya perusahaan mempercepat perluasan jaringan yang ikut ketipu bisnis tersebut. Pihak perusahaan sangat dibantu mendulang uang dari member yang aktif mencari member baru. Memang sama-sama diuntungan, baik pihak perusahaan dan member yang aktif dengan memliki banyak downline. Namun, sistem seperti ini ada masanya dan ketika itu terjadi, maka ledakan bukan hanya mengenai pihak perusahaan. Biasanya, para upline akan juga ikut diserang oleh para member yang direkrutnya. 

Baca juga: Hati-Hati dengan Bisnis Hector Trade yang Lagi Booming

Memiles investasi bodong meraup milyaran rupiah dengan skema ponzi berkedok layanan penyedia iklan. Memang ada pihak yang untung, tapi tentu lebih banyak pihak yang dirugikan. Bagi yang dirugian dan merasa menjadi korban investasi memiles tersebut. Tidak lanjutnya dengan melaporkannya kepada pihak polisi. Dan laporan telah banyak masuk ke kepolisian dan bisnis inipun sudah diproses secara hukum. Pihak OJK juga telah mengkonfirmasi bawah memiles menerapkan skema ponzi. 

Mungkin banyak diluaran sana yang menerapkan skema ponzi, seperti memiles. Dengan produk bisnis yang berbeda-beda, tapi intinya tetap waspada dan jangan sampai terkena pada diri Anda. Masih banyak investasi yang memberikan profit besar dan dijalankan dengan plan bisnis yang besar. Misalnya saja, Bisnis DDKoin, atau mining bitcoin.

0 Response to "Memiles Investasi Bodong Meraup Milyaran Rupiah Dengan Skema Ponzi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel