Kisah Inspirasi Pemuda Yang Sangat Dicintai Mertua sampai Sukses Mencapai Janjinya Memberikan 1 Milyar kepada Istrinyadari Hasil Kebaikan Hati

Kepada semua pemuda jangan takut dalam perkara jodoh, yang penting menjadi baiklah dan bekerjalah dengan giat. Tidak harus memiliki pekerjaan tetap, tapi yang penting tetap bekerja. Dengan bekerja, itu bukti kebaikan hati Anda yang serius untuk mendapatkan jodoh terbaik. Membaik hati juga hal yang sangat pokok, sebab tidak ada di dunia yang tidak menyukai kebaikan. Sama halnya seperti sebuah keindahan yang setiap orang senang memandangnya, begitulah juga pancaran kebaikan akan menembus ke dalam hati orang-orang yang melihatnya. 
Kisah Inspirasi Pemuda Yang Sangat Dicintai Mertua

Berikut ini kisah inspirasi pemuda yang sangat dicintai mertua sampai sukses mencapai janjinya memberikan 1 milyar kepada istrinya dari hasil kebaikan hati yang selama ini terus ditanamnya. Ternyata kebaikan itu membawa rezeki yang tidak disangka-sangka. Mudah-mudahan kisah inspirasi ini menjadi pelajaran bagi Kita, terutama bagi pemuda yang sedang mencari jodoh.

Kisah ini terjadi sebelum krisis moneter di tahun 97, ada seorang pemuda miskin yang baik hatinya. Di daerahnya tersebut ada seorang gadis yang kaya raya dan sangking kayanya membuat pemuda-pemuda takut untuk melamarnya. Sudah ada beberapa pemuda yang punya jabatan dan tergolong kaya tapi ditolak orang tua si gadis. Salah satu alasannya bersumber dari si gadis yang merasa pemuda-pemuda yang datang tersebut tidak cocok dengan dirinya. 

Karena banyak pemuda yang ditolak lamarannya, terdengarlah sampai kepada pemuda miskin tersebut. Pemuda yang bekerja serabutan tersebut nekat memberanikan diri untuk mencoba melamar si gadis. Niat baik tersebut juga disampaikan kepada sahabatnya, lalu sahabatnya pun menanggapinya dengan berkata 'tidak mungkin lamaran Anda akan diterima. Anda itu seorang yang miskin, sedangkan pemuda yang kaya saja ditolak. Lalu, gimana dengan Anda?' Si pemuda miskin ini pun menjawab 'tenang saja, jika belum dicoba siapa yang tahu. Bismillah sajalah, mudah-mudahan diterima'

Berangkatlah pemuda miskin tersebut ke rumah si gadis. Kemudian menjumpai si ibu dari gadis tersebut (karena ayahnya sudah tiada). Diungkapkanlah niat hati kedatangannya kepada si ibu gadis tersebut, sambil terlintas pandangan dari gadis di rumah tersebut, yang kayaknya mengandung aura-aura kecocokan. Melihat anaknya yang sudah memberikan sinyal-sinyal positif, si ibupun melanjutkan pembicaraannya kepada si pemuda miskin tersebut. 'jika kamu mau melamar anak saya, berapa uang yang bisa kamu berikan', kata si ibu. Tambah si ibu 'ya, mungkin 15 juta cukuplah' (jaman sebelum krismon). 

Sambut pemuda miskin itu ' wahai ibu, kenapa harus 15 juta?, sementara anak ibu itu seorang yang berpendidikan, seorang gadis yang selalu ibu jaga sejak kecil, terlalu kecil jika hanya 15 juta. Ok, saya akan berikan 1 milyar kepada anak ibu, tapi ngutang' kata pemuda tersebut. Melihat kesungguhan pemuda tersebut, si ibu pun meng-iyakan lamarannya.

Dan sampai waktunya pernikahan pemuda miskin dan wanita cantik anak orang kaya itupun terjadi. Diantara semua menantunya, memang satu-satunya menantu yang miskin adalah pemuda ini. Tapi ibu mertua, sampai nenek dari istrinya pun sangat sayang kepada pemuda ini. Nah jadi, walau Ia memiliki keterbatasan dalam soal uang, tapi Ia pandai mencari perhatian, peduli, dan rasa sayangnya dijentawahkan secara apik.

Pernah suatu hari para menantu berkumpul di rumah mertua. Termasuk si pemuda miskin tersebut yang ikut gabung. Dalam perbincangan tersebut, ibu mertua berkata “durian apa ya yang enak?”, para menantu yang kaya dan punya jabatan itupun saling bercerita tentang macam-macam durian.

Pemuda miskin itupun permisi kepada ibu mertua untuk keluar sebentar dari rumah. Nah, kita lihat kepekaan dari si pemuda miskin. Ia ngerti bahwa saat ini ibu mertuanya lagi kepingin makan durian. Ia pun datang ke temannya lalu minjam duit untuk beli durian. Setelah beli durian, Ia langsung pulang ke rumah untuk menghidangkannya ke mertua yang lagi pingin makan durian. 


Di situlah ibu mertua merasa semeringah melihat perhatian dari menantu pemuda miskin tersebut. Bukan capak-cakap doang seperti menantu yang lain, si pemuda miskin dengan usahanya bisa mewujudkan keinginan mertuanya.

Waktu pun berjalan dan pemuda miskin ini tetap masih punya usaha kecil-kecilan saja. Suatu saat nenek istrinya memanggilnya dan menawarkan sejumlah uang kepadanya. Uang yang berjumlah 500 juta tersebut, diberikan si nenek karena Ia pun sayang dengan pemuda ini. Bahkan, si nenek dengan ikhlas ingin memberikannya.

Pemuda miskin itu mengatakan bahwa Ia tidak mau menerima uang tersebut secara cuma-cuma. Si nenek pun agak memaksa supaya uang tersebut diterima. Lalu pemuda itu pun berkata “Nek, saya mau menerima uang tersebut, tapi itu saya anggap hutang. Dengan uang tersebut akan saya jalankan usaha, dan hasilnya untuk membayar hutang kepada nenek”

Dari situlah awal kehidupan pemuda berubah, dari pemuda miskin menjadi bisnis man yang kaya raya dari hasil uang yang diberikan si nenek. Nampak keberkahan uang tersebut dan dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh si pemuda.

Itulah sekelumit cerita dari pemuda miskin yang dicintai. Jadi jangan merasa minder jika tidak memiliki harta berlimpah, jabatan yang tinggi, atau status sosial yang terpandang. Ingat bahwa cerita anak singkong itu menjadi motivasi dan pelajaran, serta enak didengar, karena pelakunya beranjak dari sisi kehidupan ekonomi kelas bawah kemudian dapat meraih pada titik kehidupan ekonomi yang top class


Gunakan semaksimal mungkin sumber daya yang ada pada diri. Hasilnya serahkan pada yang Maha Esa. Mudah-mudahan dengan DUIT (Doa, Usaha, Ikhlas, dan Taqwa) Anda bisa mendapatkan pasangan yang terbaik.

0 Response to "Kisah Inspirasi Pemuda Yang Sangat Dicintai Mertua sampai Sukses Mencapai Janjinya Memberikan 1 Milyar kepada Istrinyadari Hasil Kebaikan Hati"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel