Pengertian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Pada mulanya badan usaha miliki negara (BUMN) dikenal dengan perusahaan negara (PN). Di Indonesia banyak perusahaan profit atau non profit yang dikuasi oleh negara. Bahkan perusahaan yang awalnya milik perusahaan swasta kemudian diambil alih menjadi BUMN. Contohnya adalah DAMRI (Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia), yang sebelumnya milik perusahaan swasta.
Pengertian Badan Usaha Milik Negara

Ada sebuah istilah Korporatisasi terkait BUMN. Disebut korporatisasi ketika ada sebuah usaha tindakan untuk mengubah badan layanan umum milik pemerintah menjadi badan usaha milik negara (BUMN).

Pengertian badan usaha milik negara adalah perusahaan yang dimiliki oleh negara Indonesia, baik sebagian kecil, sebagian besar, atau secara keseluruhan, serta dikontrol jalannya perusahaan tersebut. Status badan hukum dan sifat operasional BUMN, seperti aktivitas dan tujuan usaha itulah yang membedakan dengan badan usaha lain milik pemerintah atau perusahaan swasta. 

Peranan BUMN mengarah kepada pelaksanaan kebijakan publik yang menyangkut kemaslahatan orang banyak, misalnya perkeretaapian yang merupakan alat transportasi yang mempermudah akses dan mobilitas masyarakat. Oleh karenanya BUMN mesti tidak disamakan dengan badan layanan umum, kementrian, lembaga pemerintah non-kementrian, non-struktural.

Dengan badan usaha milik negara (BUMN), pemerintah juga berperan dalam menjalankan roda perekonomian. Adanya BUMN dapat mengontrol dari monopoli perusahaan swasta, tapi dampaknya banyak BUMN yang merugi. Di Indonesia, untuk permodalan BMUN ada yang sebagian dan ada yang secara keseluruhan permodalan perusahaan dari negara.

Berdasarkan UU No. 19 tahun 2003 pasal 1, menyebutkan bahawa badan usaha milik negara (BUMN) merupakan bada usaha badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan, dan kegiatan utamanya adalah untuk mengelola cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan digunakan sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat.

Nilai positifnya BUMN sangatlah berkontribusi terhadap perekonomian negara Indonesia. Dalam rangka mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, BUMN telah ikut berperan serta dalam menghasilkan produk dan jasa sebagai upaya menjalankan sisten ekonomi kerakyatan. Oleh sebab itu, BUMN bukan semata-mata perusahaan yang mencari profit, akan tetapi lebih mengedepankan pelayan nirlaba dalam rangka menjamin ketersediaannya produk dan jasa yang dibutuhkan oleh rakyat.

Dalam mengembangkan BUMN, pemerintah juga membuka pintu investasi kepada pihak swasta. Hal tersebut bertujuan supaya BUMN semakin berkembang. Walau ada permodalan yang diberikan oleh pihak swasta, negara tetap ikut andil dalam mengontrolnya melalui kementrian BUMN.

0 Response to "Pengertian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel