Beberapa Faktor Naik Turunnya Nilai CPC Google Adsense

Sudah menjadi penilaian secara umum bahwa google adsense adalah penyedia jasa layanan iklan terfavorit sejagat raya, termasuk di Indonesia. Di Indonesia yang menjadi publisher google adsense sangat banyak jumlahnya. Banyak pemilik blog mentargetkan harus approved adsense, walau visitornya tidak seberapa dan hasilnya pun sangat minim. 

Walau hasil yang didapatkan dari blog Indo sangatlah kecil sekali bila dibandingkan dengan blog bule atau blog dengan target negara luar, tapi rasa bangga bisa berpartneran dengan adsense perlu mendapat acungan jempol, karena tidak semua pemilik blog bisa di setujui oleh pihak google adsense.

Kecilnya penghasilan yang diperoleh suatu blog faktor yang utama terdapat pada nilai CPC google adsense. CPC (Cost per Click) yang kecil tentu berpengaruh kepada hasil yang didapatkan. Sehingga untuk bisa memperoleh hasil yang lumayan, perlu memperbanyak jumlah Kliknya. Sering dikatakan oleh para Mastah “biarlah CPC kecil, yang penting yang Klik Bejibun jumlahnya”.

Menjadi blogger Indonesia saat ini ngenes rasanya, nilai CPC yang kecil, persaingan juga sangat berat apalagi bagi blog baru. Banyak keyword rendahan sekalipun telah tergarap oleh situs-situs besar. Jadi, sudah cari visitor susah ditambah lagi nilai CPC yang kecil.

Mungkin ada yang bertanya-tanya faktor yang mempengaruhi nilai CPC google adsense. Sebagai informasi, berikut ini beberapa faktor naik turunnya nilai CPC google adsense yang perlu diketahui:


1. Jumlah Publisher

Jumlah publisher (penayang iklan) yang terlalu banyak bila dibandingkan dengan advertiser salah satu sebab CPC kecil. Dana iklan yang dikeluarkan oleh pengiklan akan dibagikan ke semua publisher, sehingga jumlah publisher yang terlalu banyak akan membuat nilai CPCnya rendah. Namanya juga bagi-bagi, wajarlah dapatnya dikit-dikit wong jumlah yang dibagikan banyak.

Di Indonesia termasuk sangat banyak jumlah publishernya. Cek saja semua blog/web yang memenuhi kriteria adsense langsung didaftarkan. Terlihat mulai dari situs keagamaan sekalipun hingga situs bisnis dipasangin iklan adsense.  

2. Budget Pengiklan Kecil

Perlu disadari bahwa banyak usaha di Indonesia belum beralih untuk menggunakan internet, termasuk dalam mempromosikan produk atau jasanya. Padahal dengan beriklan secara online dapat meningkatkan aktivitas penjualan dan memperluas pasar. Sehingga, persaingan pengiklan cukup kecil terkait target keyword yang diincar. 

Dengan begitu, para pengiklan akan menset budget iklan dengan nilai CPC rendah. Kan sama saja, di set harga rendah atau tinggi CPCnya tetap saja akan ter klik sesuai target. Namun, jika persaingan tinggi antara pengiklan untuk mentarget suatu kata kunci yang berhubungan dengan produk/jasanya, maka jelasnya advertiser yang menset CPC tertinggi akan menang dan diprioritaskan oleh pihak google ads. 

3. Konversi Rendah

Indonesia termasuk dalam konversi yang rendah feed backnya terhadap iklan. Banyak klik yang terjadi dikarenakan tidak sengaja atau klik iklan hanya untuk dilihat-lihat saja. Advertiser maunya ada konversi yang terjadi terhadap iklannya. Dari sekian orang yang klik inginnya ada yang melakukan closing. 

Konversi rendah ini membuat advertiser menset CPC dengan nilai rendah. Buat apa juga banyak yang klik tapi tidak ada actionnya, baik dalam bentuk pembelian ataupun penawaran. Sangat beda tentu dengan nagara luar, yang koversinya cukup tinggi sehingga CPCnya mantaps banget. Bila mereka tertarik, langsung akan klik iklannya dan beli produk/jasanya. 

4. Niche Blog

Niche blog menjadi faktor mendapatkan CPC yang bagus. Target niche blog sangat relevan dengan bidikan advertiser terhadap iklannya. Misalnya, niche bisnis yang difokuskan maka blog tersebut akan mendapatkan nilai CPC yang lebih baik dibandingkan dengan niche lain. 

Niche bisnis lebih baik CPCnya tentu saja karena pengiklan akan mendapatkan keuntungan bila terdapat konversi. Misalnya terjadi pembelian pada produk yang diiklankan, bahkan advertiserpun mendapatkan pelanggan baru tanpa harus mencarinya sendiri.

5. Akhir Tahun

Google adsense biasanya membagikan hasil profit dari advertiser kepada publishernya dalam bentuk CPC yang tinggi. CPC sebagai bagi hasil adsense tersebut biasanya saat akhir tahun atau pada bulan tertentu yang disepakati tim google. Google ads sendiri tidak memberikan 100% dana iklan kepada publisher, beriksar berkisar 30% an dana pengiklan menjadi keuntungan google.

Saat keuntungan google melebihi target, maka sebagiannya akan diberikan kepada publisher. Nilai CPC pun naik drastis dari hari biasanya, untuk blog Indo bisa tembus di atas 5K - 20K per kliknya.
Beberapa Faktor Naik Turunnya Nilai CPC Google Adsense


Itulah beberapa faktor naik turunnya nilai CPC google adsense, khususnya untuk blog Indo. Bagi yang berjuang membangun blog Indo, jangan patah semangat untuk terus update mempersembahkan karya tulisan yang terbaik jika memperoleh CPC keil. Karena nilai CPC itu naik turun, dan yakinlah ada waktunya blog yang dikembangkan tersebut memperoleh CPC yang bagus.

0 Response to "Beberapa Faktor Naik Turunnya Nilai CPC Google Adsense"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel