Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tuntunan Ibadah Puasa Lengkap Bulan Ramadhan Mulai Sahur hingga Berbuka

Tidak terasa udah di akhir bulan Sya'ban dan sebentar lagi akan memasuki Ramadhan. Perasaan gembira dan niat untuk menjalankan puasa bulan Ramadhan dengan penuh ikhlas mencari ridho Allah, maka mudah-mudahan pelaksanaan ibadah nantinya terlaksana dengan maksimal.

Ibadah puasa atau shaum diperintahkan oleh Allah untuk memperoleh gelar Taqwa. Secara bahasa puasa ialah menahan diri dari makan dan minum serta segala aktifitas yang membatalkan puasa. 

Dalil perintah berpuasa yang semua muslim dan sangat familiar dengan Ayat tersebut yakni terdapat di surat al-baqarah ayat 183 yang isinya sebagai berikut ini:

Al Baqarah ayat 183

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Pada prinsipnya puasa merupakan panggilan iman. Di ayat al-baqarah tersebut sudah sangat jelas disampaikan panggilan puasa hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang beriman. Sebab memang ibadah puasa cukup berat untuk dilaksanakan, tidak hanya menghindari aktivitas yang membatalkan puasa seperti makan dan minum tetapi juga harus mampu menghindarkan diri dari perbuatan-perbuatan yang membuat ibadah puasa menjadi tidak bernilai. 

Aesuai dengan apa yang disampaikan oleh Rasulullah:

Dalil berpuasa hanya mendapatkan lapar dan haus

“Berapa banyak orang berpuasa yang tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga saja.” (HR. Ibnu Majah no.1690 dan Syaikh Albani berkata, ”Hasan Shahih.”)

Jadi ternyata banyak yang melaksanakan puasa hanya mendapatkan lapar dan haus saja. Inilah mungkin orang-orang yang hanya menghindarkan diri dari segala perbuatan yang membatalkan puasa, akan tetapi tidak menghindarkan dari perbuatan yang membuat puasa tidak bernilai. 

Perlu persiapan dan pemahaman yang mantap di dalam melaksanakan ibadah puasa. Tentunya dengan mengikuti tuntunan ibadah puasa yang dipraktekkan oleh Rasulullah mulai sahur sampai berbuka. Dengan melaksanakan puasa sesuai dengan tuntunan, hal tersebut membuat motivasi terhadap batiniah semakin kuat. Mengapa demikian? sebab sudah tidak ada keraguan di dalam diri bahwa ibadah puasanya sia-sia dan tentu ada rasa gembira di dalam hati karena harapan dari ibadah puasanya bisa tercapai, yakni memperoleh tiket Taqwa.

Berikut ini secara runut tuntunan ibadah puasa di bulan Ramadan mulai dari sahur sampai berbuka:

1. BerSahur di Waktu Ashar

Sahur adalah sebutan aktivitas yang dilakukan waktu Ashar / pada waktu pagi sebelum fajar. Di surat Adh-Dhariyat ayat 18, disebutkan:

Adh-Dhariyat ayat 18 waktu ashar

Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar.

Baik itu, makan, minum, berdzikir ataupun berdoa di waktu Ashar, aktivitasnya lah yang disebut dengan sahur. Jadi jika makan diluar waktu Ashar maka tidak bisa disebut dengan bersahur. 

Memang Rasulullah juga menganjurkan untuk bersahur di ujung waktu menjelang azan subuh. Sebagaimana disebutkan dalam hadits Anas bin Malik berikut ini:
Waktu makan sahur Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diterangkan dalam hadits Anas bin Malik
“Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu pernah makan sahur. Ketika keduanya selesai dari makan sahur, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri untuk shalat, lalu beliau mengerjakan shalat. Kami bertanya pada Anas tentang berapa lama antara selesainya makan sahur mereka berdua dan waktu melaksanakan shalat Shubuh. Anas menjawab, ‘Yaitu sekitar seseorang membaca 50 ayat (Al-Qur’an).’ (HR. Bukhari no. 1134 dan Muslim no. 1097).

Waktu Azhar itu memiliki rentang waktu berkisar membaca 50 ayat Alquran atau para ulama menaksir sekitar 30 menitan sebelum azan subuh.

2. Tidak Tidur Setelah Sholat Subuh

Setelah salat subuh sebaiknya tidak tidur. Walau mungkin masih terasa ngantuk setelah bangun pagi untuk bersahur. Akan tetapi harus diupayakan untuk tidak tidur. Dari segi kesehatan juga tidak bagus. Oleh karenanya, coba lakukan aktivitas agar tidak tidur, seperti membaca Alquran, jalan-jalan subuh dan lain sebagainya yang bermanfaat.

3. Rutinkan Membaca Alquran setelah Shalat Fardhu

Di bulan Romadhon amalan dilipatgandakan. Sungguh menjadi waktu yang tidak boleh disia-siakan. Hal kebaikan sekecil apapun di bulan Romadhon sebaiknya diperbanyak sebanyak-banyaknya. Termasuk menghidupkan Alquran di bulan berkah tersebut. 

Setidaknya setiap selesai shalat semampunya mengusahakan membaca Alquran dan merutinkan nya setiap saat selesai salat. Mungkin ada yang masih berat di beberapa waktu selesai salat untuk membaca Alquran. Biasanya setelah salat dzuhur, ashar dan maghrib. Jadi, sekurang-kurangnya dilaksanakan selesai salat Subuh dan pada malam hari atau mungkin selesai shalat tarawih.

4. Hindari Vaksinasi, Infus ataupun Suntik Vitamin saat Berpuasa

Terkait hukum vaksinasi, infus dan juga suntik vitamin saat sedang berpuasa, memang ada beberapa perbedaan pendapat mengenai hal tersebut. 

Disini penulis cenderung pada pendapat yang tidak memperbolehkan atau lebih mengutamakan untuk menghindari vaksinasi, infus ataupun suntik vitamin. 

Memang zat tersebut tidak secara langsung masuk dari mulut, tetapi efek dan manfaatnya sama dengan makanan atau minuman yang masuk melalui mulut. Karena zat tersebut sifatnya mengenyangkan, sebagai antibodi, penambah imun, menguatkan badan dan seterusnya, yang sifatnya juga terdapat dari zat-zat yang terkandung didalam makanan dan minuman. 

Jikapun ingin aku melakukan vaksinasi atau suntik vitamin sebaiknya dilakukan pada malam hari atau saat sedang tidak berpuasa. Jangan misalnya, pada saat sedang berpuasa badan mulai meriang, kemudian supaya puasanya tidak batal, maka melakukan suntik vitamin. Nah sebenarnya hal tersebut sama saja dengan makan yang tujuannya juga untuk menguatkan badan. 

Islam memperbolehkan bagi yang berpuasa untuk membatalkan puasanya bagi yang kira-kira sudah tidak sanggup. Misalnya mengalami kondisi drop, lebih baik batalkan saja puasanya, ganti di hari yang lain dan tidak perlu suntik macam-macam.

5. Jangan Kebanyakan Tidur

Hikmah berpuasa salah satunya supaya mengerti bagaimana perihnya rasa lapar yang selama ini dialami oleh saudara-saudara kita. Jadi, rasa lapar dan haus di saat berpuasa memang harus dirasakan. Jangan membuat hal-hal untuk menghilangkan rasa lapar dan haus orang yang berpuasa. Misalnya dengan tidur seharian, pergi memancing sampai sore, nongkrong main catur seharian dan aktifitas yang sifatnya membuang waktu dengan tujuan supaya puasanya tidak dirasakan.

6. Doa Berbuka Puasa

Ketika adzan maghrib berkumandang yang menandakan waktu berbuka puasa. Bacalah Bismillahirohmanirrohim, kemudian minum air putih beberapa tegukan saja, sekedar menghilangkan dahaga yang ada di kerongkongan. 

Setelah minum maka berdoa yang lafaznha sebagai berikut ini:
Doa berbuka puasa
“Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.”

Terjemahannya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud [2/306, no. 2357] dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678) [7]

Setelah berdoa, silahkan makan 1-3 kurma, lalu laksanakan sholat maghrib. Setelah itu, silahkan menyantap makanan dan minuman yang ada, sekedarnya saja. Jangan berlebihan hingga kekenyangan.

7. Menghidupkan Malam Lailatul Qadar

Di dalam AlQur'an surat Al Qadr ayat 1-5, menyebutkan:
1 - Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.
2 - Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
3 - Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
4 - Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
5 - Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

Keberkahan malam Lailatul Qadar karena di malam itulah turun Alqur'an kepada malaikan Jibril. Siapa yang mendapatkan kebaikan malam Lailatul Qadar, ianya seperti ibadah hingga 1000 Bulan. Tentu Salah satu cara untuk mendapatkan malam keberkahan tersebut adalah dengan I'tikaf.

8. Berniat Puasa di Malam Hari

Terakhir, ibadah yang harus dirutinkan di bulan puasa yakni berniat di malam hari menjelang tidur, bahwasanya esok hari akan melaksanakan puasa.

Post a Comment for "Tuntunan Ibadah Puasa Lengkap Bulan Ramadhan Mulai Sahur hingga Berbuka"