Blockchain dan Keuangan Desentralisasi Solusi Sistem Keuangan Bebas untuk Menghindari Kekangan Uang Digital Terpusat

Perjalanan sistem keuangan memang terus mengalami perubahan, bahkan ada unsur kesengajaan dari otoritas tertentu supaya agendanya tercapai. Tidak aneh memang, keosnya keuangan sebuah negara bisa jadi ulah dari pihak otoritas tersebut.
Blockchain dan Keuangan Desentralisasi Solusi Sistem Keuangan Bebas untuk Menghindari Kekangan Uang Digital Terpusat
Saat ini kita menggunakan uang kerta dalam bertransaksi dan sebagian telah menggunakan uang digital, bahkan kepannya digitalisasi uang secara keseluruhan yang mungkin akan menghapuskan peredaran uang kertas. Bayangkan saja, uang kertas saja banyak masalahnya konon seluruhnya berubah menjadi uang digital.
Dilansir dari qinesha.com, pandemi Covid merupakan salah satu pelancar dari agenda menuju Digital Currency. Artinya virus ini akan mempercepat proses digitalisasi di tengah-tengah masyarakat. Terbukti, baik itu Bank Dunia dan IMF telah dalam proses menciptakan uang digitalnya. 
Adanya pandemi ini, penggunaan fiat money mulai dihindari karena takut akan dampaknya dari mobilitas uang tersebut yang beredar dari tangan ke tangan. Tentu itu sangatlah beresiko ya! Makanya anjuran penggunaan uang digital semakin digencarkan dan sebisa mungkin menghidari penggunaan uang kertas.
Resiko adanya uang digital terpusat tentu karena uang anda bisa sepenuhnya dikendalikan, dalam hal ini para bank lah yang ikut andil. Bilamana uang digital dilancarkan dengan bank sebagai kaki-kakinya, maka anda sebagai pemilik uang yang manaruh uangnya di bank gak bisa macam-macam, menggangu kepentingan mereka atau melakukan provokasi. 
Mereka bisa saja mem-banned akun bank anda tanpa perlu memberikan alasan yang jelas. Itu terjadi mungkin memang kesalahan anda karena melakukan provokasi atau ada pihak yang tidak menyukai anda atau juga mereka tertartik dengan uang anda. Ya tentu banyaklah motifnya, walau itu adalah cerita negatifnya ya.
Nah, kita telah nampak kelemahan sistem uang digital terpusat bagi nasabah. Akan ada kekuatan penguasa atau politik yang itu tidak memberikan rasa bebas dalam memiliki hak uang yang dimiliki. Pada sisi lain juga, berkenaan dengan fee akan diatur oleh mereka tanpa ada perlu masukan dari nasabah. Mau itu fee tinggi atau rendah, anda tidak akan bisa menghindarinya. 
Dengan uang digital terpusat juga akan lebih luas penguasaannya terhadap uang anda. Semua data akan terecord secara menyeluruh dan memperlihatkan transaksi setiap nasabah, dengan demikian alur perjalanan uang bisa diketahui dan itu bisa menjadi alasan penahanan uang anda sebab dicurigai dalam transaksi yang illegal.
Di Indonesia mungkin belum bisa diterapkan sepenuhnya penggunaan uang digital, karena masih banyak juga yang gaptek pakai aplikasi. Atau sebenarnya mereka males aja pakai aplikasi, karena bila diajari nenek-nenak juga pasti pandai bayar-bayar secara online. Hehehe…
Uang kertas bermula dari hutang, artinya setiap uang kertas dicetak adalah hutang negara. Kenapa seperti itu, ya itulah sistem global yang semua negara ikut dengan nya. Bahkan hak cetak uangpun adan ditangan Swasta yang independen, yang negarapun tak bisa melakukan audit atasnya. Lalu, diperparah dengan Fractional Reserve Bank, yang itu justru menggerus nilai uang kertas yang ada ditangan kita. 
Solusi terhadap uang digital terpusat yang bisa mengekang kebebasan itu adalah blockchain dan decentralisasi keuangan. Mungkin ada kalangan yang berpikir kan itu sama saja bentuknya digital. Memang iya sih, tapi banyak bedanya. Dengan teknologi blockchain dan desentralisasi keuangan maka setiap user memegang akses penuh secara otonomi terhadap asetnya. Tidak ada seorangpun bahkan sekelas lembaga negara yang bisa melakukan intervensi terhadap aset anda. Jadi pasti lebih aman dan memberikan kebebasan kendali penuh.
Total aset digitalnya pun mudah diverifikasi dan tidak dapat dimanipulasi, semuanya berjalan dengan transparan. Jadi gak akan ada namanya uang palsu atau penyelundupan ataupun pencurian uang nasabah secara diam-diam. Sangat banyak keunggulan uang yang dibangunkan di blockchain dan menerapkan DeFi. Mungkin untuk lebih dalam, anda bisa cari tau tentang apa itu blockchain, desentralisasi keuangan, desentralisasi exchange, cryptocurrency, dan projek-projek blockchain.  
BACA JUGA :  Pengertian Web Wallet dan Desktop Wallet Pada Teknologi Blockchain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *