Heboh! Uang Salah Cetak Harganya Mahal dan Segera Jual Saat Kolektor Marak Mencari Uang Salah Cetak tersebut

Harga uang dinilai berdasarkan angka nominal yang tertera, jika tertera angka 10.000 maka nilainya adalah 10.000. Nilai berdasarkan angka nominal adalah normal dan berlaku secara menyeluruh di suatu negara. Tapi bagaimana jika uang salah cetak atau misprint, apakah harganya masih sesuai dengan nominalnya? Apakah nilainya semakin berkurang dari nominalnya? Atau apakah uang salah cetak harganya mahal?

harga uang salah cetak

Berdasarkan fakta yang dialami oleh seorang yang bernama Teguh Purwahandaka (38 tahun), asal Dusun Ulekan, Desa Sukaharja Kec. Telukjambe Timur Kab. Karawang, Jawa Barat malahan mendapat rezeki nomplok dari uang salah cetak. Walaupun awalnya sempat dikira uang miliknya itu adalah uang palsu, tapi ternyata memang pihak Perum Percetakan Uang RI (PERURI) yang salah dalam mencetak uang tersebut.

Baca juga: Viral! Seorang Warga Temukan Cincin Emas Seberat 8,8 Gram Peninggalan Era Majapahit Di Sawah

Uang tersebut bernominal 50 ribu, dan telah mendapat tawaran sampai berpuluh kali lipat harganya dari para kolektor. Uang gagal cetak ini dikategorikan oleh para kolektor sebagai barang unik dan menjadi uang yang langkah. Sehingga, harganya juga tergantung pada pengkoleksinya dan tidak bisa dipatokan.

Uang salah cetak laku berapa tergantung pada pengkoleksinya, sebab harganya diluar dari angka nominal yang tertera pada uang tersebut. Uang salah cetak mahal tergantung juga seberapa langka keberadaaan uang tersebut. Bila PERURI banyak melakukan kesalahan dengan salah cetak uang, harganya akan ditawar tidak akan jauh dari angka nominalnya. Tapi, jika keberadaaan uang salah cetak atau misprint tersebut hanya hitungan jari, siap-siap yang punya uang tersebut akan kebanjiran rezeki.

Nah, apa sih yang harus dilakukan jika punya uang salah cetak? Tergantung kepada pemiliknya, apa hanya sebagai pajangan koleksi semata atau dijual. Tapi, jangan dibelanjakan! Bila niatnya untuk dijual, segera jual saat kolektor marak mencari uang salah cetak tersebut. Mengapa? Sebab harganya pasti mahal.

Biasanya pemburu barang unik nan langka itu sifatnya musiman saja. Saat lagi trend uang salah cetak, mereka memburunya dan berebut untuk mengoleksinya. Jangan menawarkan angka yang terlalu fantastis yang membuat pembeli mikir-mikir uang membelinya. Kebanyakan mikir ujung-ujungnya malah tidak jadi beli si pengkolektornya. Sayang, kesempatan anda akan hilang dan mungkin lambat laun harga uang salah cetak itupun mulai pudar disebabkan ada trend baru suatu barang yang sedang diburu para kolektor.

Baca juga: Sedang Viral! Kisah Pedagang Asongan Jadi Milyader. Apa Rahasianya?

Jika tidak dijual, bagus juga disimpan sebagai kenang-kenangan dan sejarah yang berharga dan kelak bisa dicerikan kepada anak cucu anda. Kolektor uang biasa memajang koleksinya di meja tamu atau didinding ruang tamu. Tujuannya supaya orang yang datang kerumah bisa melihat koleksi-koleksi tersebut. Hal itu menjadi daya tarik tersendiri bagi tamu yang datang yang biasanya akan ada bahan pembicaraan untuk membahas koleksi-koleksi tersebut. Jadi sangat menarik ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.